文章
  • 文章
国际

永利集团官方网站入口:3 orang hilang akibat banjir,cuaca ekstrem di Manado

发布于永利集团官方网站入口12月16日上午8点24分
更新时间:永利集团官方网站入口12月16日上午8:28

ILUSTRASI。 Tim gabungan BPBD,menggunakan perahu karet untuk menyelamatkan seorang korban pada simulasi penanganan bencara banjir。 Foto oleh Irwansyah Putra / Antara

ILUSTRASI。 Tim gabungan BPBD,menggunakan perahu karet untuk menyelamatkan seorang korban pada simulasi penanganan bencara banjir。 Foto oleh Irwansyah Putra / Antara

雅加达,印度尼西亚 - Sedikitnya tiga orang warga menjadi korban akibat cuaca ekstrem yang melanda Kota Manado dan sekitarnya,Provinsi Sulawesi Utara,Kamis sore,15 Desember,sampai Jumat dini hari,16 Desember。

Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Manado itu mengakibatkan sebagian besar wilayah kota ini mengalami banjir setinggi sekitar setengah meter。

“Satu korban hilang jatuh di DAS Tondano masih dalam pencarian,dan dua korban lainnya tertimbun tanah longsor sedang dalam penggalian,”kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Manado Jeany Bangonang,di Manado。

Jeany mengatakan,korban yang tertimbun longsor bernama Miltan Abdulah(24)dan Gio Abdulah(2),keduanya warga Paal Empat Lingkungan VI,Tikala。

Sedangkan koran yang jatuh ke sungai bernama Idrus Mangantar(20),warga Kombos Timur Lingkungan V,Singkil。

Ia mengingatkan warga万鸦老琼脂waspada dan berlindung ke tempat yang aman,terutama bagi yang tinggal di tepian daerah aliran sungai maupun di tebing-tebing dan perbukitan untuk menghindari bencana。

Tim siaga bencana BPBD Manado Lee Bawole mengatakan pencarian dan penggalian korban dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD)Manado bersama taruna siaga bencana,barisan taruna siaga bencana,Dinas Sosial,Dinas Kesehatan,polisi dan TNI AD。

“Pencarian korban itu dihentikan sementara pada Kamis malam,dan akan dilanjutkan Jumat pagi,karena kondisi sudah tidak mengizinkan,sebab hujan turun dengan deras dan air sudah naik tinggi,”katanya。 -Antara / Rappler.com